Kamis, 08 Januari 2015

HANDAI

Ku pegang pena ditangan.
Ku paksakan untuk menulis.
Mungkin untuk menyampaikan arti dihati ku.
Untuk mu yang disana.

Aku adalah handai yang slalu ada untuk mu.
Aku selalu menghibur mu disaat kamu sedih.
Walau dihati ku sedang sedih.

Biduk disungai.
Yang jalan melawan arus sungai.
Seberat apapun perjuangan ku.
Mungkin tidak ada artinya Untuk mu.

Aku selalu tersenyum jikalau kau bahagia.
Walau bahagia yang kau dapatkan bukan dari ku.
 Sayang ku.

                                                                 Pengarang: Raihan Hafiizh Qurratu'Ain (@raihan_hafis212)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar